Bagaimana Menghitung Bunga??



Скачать 44.25 Kb.
НазваниеBagaimana Menghitung Bunga??
Дата04.02.2014
Размер44.25 Kb.
ТипДокументы
источник

Ketika mengajukan permohonan pinjaman ke Bank, kita akan dikasih tabel angsuran per-bulan. Angsuran per-bulan ini berisi cicilan pokok utang dan bunga utang, tetapi kebanyakan peminjam tidak mengetahui cara penghitungan bunga pinjaman Bank. Dalam penghitungan bunga bank terdapat 3 metode penghitungan yaitu: Penghitungan Bunga Efektif, Flat dan Anuitas.

Perhitungan bunga kredit yang digunakan bank akan menentukan besar kecilnya angsuran pokok dan bunga yang harus dibayar Debitur atas kredit yang diterima dari bank. Pemahaman mengenai berbagai perhitungan bunga akan membantu Debitur dalam membuat keputusan untuk mengambil kredit yang paling menguntungkan sesuai dengan kemampuan keuangannya. Perlu diketahui jenis penghitungan bunga mempunyai keuntungan dan kelemahan, pemilihan jenis hutang yang tepat akan mengurangi biaya bunga yang dibayarkan. Untuk perusahaan besar mungkin sudah mempunyai orang di bidang keuangan yang menghitung tentang pendanaan dari utang, tetapi kebanyakan Usaha Mikro dan Kecil masih belum memperhitungkan biaya yang timbul dari penggunaan utang. Dengan penggunaan dan pemilihan utang yang tepat, Usaha Mikro dan Kecil diharapkan memperoleh efisiensi dan tumbuh berkembang.

Bagaimana Menghitung Bunga??

Beberapa cara yang digunakan oleh bank dalam menghitung bunga antara lain:

Flat Rate

Perhitungan bunga didasarkan pada plafond kredit dan besarnya bunga yang?dibebankan dialokasikan secara proporsional sesuai dengan jangka waktu kredit.?Dengan cara ini, jumlah pembayaran pokok dan bunga kredit setiap bulan sama?besarnya.
Contoh:
Bank A memberikan kredit sebesar Rp6.000.000,- selama 6 bulan kepada
debitur C dengan tingkat bunga 12% per tahun flat rate.
Total Bunga = Pl x i x n
Bunga per Bulan = Pl x (i/12)
Pl = plafond kredit, i = suku bunga per tahun, n = jangka waktu kredit (tahun)Tabel Angsuran Debitur C – Flat Rate

Bln


Saldo

Anggaran pokok

Angsuran

Bunga

Jumlah

Angsuran

1

6.000.000

1.000.000

60.000

1.060.000

2

5.000.000

1.000.000

60.000

1.060.000

3

4.000.000

1.000.000

60.000

1.060.000

4

3.000.000

1.000.000

60.000

1.060.000

5

2.000.000

1.000.000

60.000

1.060.000

6

1.000.000

1.000.000

60.000

1.060.000

Jumlah

6.000.000

360.000

6.360.000

Efektif (Sliding Rate)


Perhitungan bunga dilakukan setiap akhir periode pembayaran angsuran. Pada perhitungan ini, bunga kredit dihitung dari saldo akhir setiap bulannya (baki debet) sehingga bunga yang dibayar debitur setiap bulannya semakin menurun.Dengan demikian, jumlah angsuran yang dibayar debitur setiap bulannya akan semakin mengecil.

Contoh:
Bank A memberikan kredit sebesar Rp6.000.000,- selama 6 bulan kepada
debitur C dengan tingkat bunga 12% per tahun sliding rate.
Bunga per bulan = SA x (i/12)
SA = saldo akhir periode, i = suku bunga per tahun
Tabel Angsuran Debitur C – Sliding Rate

Bln

Saldo

Angsuran

Pokok

Angsuran

Bunga

Jumlah

Angsuran

1

6.000.000

1.000.000

60.000

1.060.000

2

5.000.000

1.000.000

50.000

1.050.000

3

4.000.000

1.000.000

40.000

1.040.000

4

3.000.000

1.000.000

30.000

1.030.000

5

2.000.000

1.000.000

20.000

1.020.000

6

1.000.000

1.000.000

10.000

1.010.000

Jumlah

6.000.000

1.000.000

210.000

6.210.000

Anuitas


Jumlah angsuran bulanan yang dibayar debitur tidak berubah selama jangka
waktu kredit.? Namun demikian komposisi besarnya angsuran pokok maupun
angsuran bunga setiap bulannya akan berubah dimana angsuran bunga akan
semakin mengecil sedangkan angsuran pokok akan semakin membesar.


Contoh:
Bank A memberikan kredit sebesar Rp6.000.000,- selama 6 bulan kepada
debitur C dengan tingkat bunga 12% per tahun anuitas.
Jumlah angsuran yang harus dibayar debitur C setiap bulannya adalah:
Angsuran Bulanan = Pl x (i/12) x? {1/[1-(1/(1+i/12)m]}
Pl = Plafond Kredit
i = suku bunga per tahun
m = jumlah periode pembayaran
Tabel Angsuran Debitur C – Anuitas

Bln

?Saldo

Angsuran

Pokok

Angsuran

Bunga

Jumlah

Angsuran

1

6.000.000

975.290

60.000

1.035.290

2

5.024.710

985.043

50.247

1.035.290

3

4.039.667

994.893

40.397

1.035.290

4

3.044.774

1.004.842

30.448

1.035.290

5

2.039.932

1.014.891.

20.399

1.035.290

6

1.025.041

1.025.040

10.250

1.035.290

Jumlah

6.000.000

211.740

6.211.740

Dari ketiga contoh perhitungan bunga diatas, terlihat bahwa besarnya bunga kredit yang harus dibayar debitur akan berbeda-beda walaupun suku bunga yang digunakan sama (12%). Dengan demikian, penggunaan perhitungan bunga akan mempengaruhi besar kecilnya angsuran bunga yang harus dibayar debitur atas kredit yang diberikan bank. Dari contoh penghitungan ketiga di atas memang mempunyai selisih sedikit, tetapi kalau pinjamannya banyak pasti dengan pemilihan pinjaman yang tepat akan memperoleh penghematan yang lumayan.

Apa yang harus Diperhatikan Debitur???

Untuk menghindari kesalahpahaman dikemudian hari dalam pemenuhan kewajiban pembayaran pokok dan bunga kredit dari bank, sebaiknya Debitur

Mencari informasi dan meminta penjelasan terlebih dahulu mengenai hal-hal berikut dari bank sebelum menandatangani perjanjian kredit:

Cara perhitungan bunga (Flat, sliding, atau anuitas)

Penetapan bunga (Fixed atau floating)

Tabel angsuran yang harus dipenuhi Debitur

Biaya-biaya yang timbul (provisi, komisi, notaris, penalti, asuransi, dsb)

Penjelasan yang Perlu Diperhatikan

Dalam menetapkan suku bunga kredit, banyak bank menggunakan metode flat. sehingga suku bunga terkesan lebih rendah. Untuk itu, Anda perlu menanyakan ke bank berapa sebenarnya suku bunga efektif yang diterapkan sebelum memutuskan untuk mengajukan kredit.

??????? Jika Anda sedang membandingkan suku bunga antar bank, pastikan bahwa Anda mengetahui metode perhitungan bunga yang diterapkan oleh bank.

????? Untuk menghitung saldo pokok pinjaman, bank biasanya menggunakan metode efektif. Jadi, pada saat mengajukan kredit, Anda perlu menanyakan apakah akan ada? penyesuaian terhadap perbedaan saldo pinjaman yang menggunakan bunga efektif dengan yang menggunakan bunga flat jika Anda ingin melakukan pelunasan pinjaman lebih dini sebelum jangka waktu pinjaman berakhir.

????? Mintalah jadwal dan komposisi perhitungan bunga dan angsuran pokok pinjaman lebih dini sebelum jangka waktu pinjaman berakhir.

????? Pastikan bahwa Anda mengetahui sifat suku bunga yang dikenakan bank,? floating (mengambang) atau? fixed? (tetap). Jika suku bunga bersifat mengambang, maka apabila terjadi kenaikan suku bunga, biaya bunga dan angsuran pokok pinjaman akan ikut naik dan sebaliknya jika suku bunga turun.

Добавить документ в свой блог или на сайт




Если Вам понравился наш сайт, Вы можеть разместить кнопку на своём сайте или блоге:
refdt.ru


©refdt.ru 2000-2013
условием копирования является указание активной ссылки
обратиться к администрации
refdt.ru